Tampilkan postingan dengan label komunitas orangtua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunitas orangtua. Tampilkan semua postingan

17 Februari 2012

membenahi parkiran Semi Palar : hasil karya para ayah



Sudah lama blog Semi Palar tidak sempat ter-update. Tapi hari ini ada peristiwa luar biasa, peristiwa langka yang tidak boleh tidak diabadikan. Sejak pagi tadi, beberapa rekan orang tua, para ayah murid-murid Semi Palar sudah sibuk dengan meteran, sikat kawat, benang dan paku mencoba menemukan tata letak parkiran mobil dan motor di Semi Palar. Tidak lama kemudian, peralatan (cat dan kuas) berikutnya mulai dikeluarkan, dan para ayah mulai mengeluarkan keahliannya, memberi tanda batas parkir, supaya kita semua bisa lebih tahu bagaimana memosisikan kendaraan kita di tempat parkir.

Luar biasanya, semua bahan, alat dan tenaga lengkap disuplai secara mandiri oleh para ayah ini. Salut untuk para ayah yang terjun langsung : pak Anthon Black (papa Feta & Nara), pak Denny (papa Nathan), pak Filemon (papa Saskia), pak Andrea (ayah Arfa), pak Jojo (papa Kano), pak Prima (ayah Nala), pak Mark (papa Sydney), pak Maurits (papa Tasha), pak Andre (papa Ray dan Grace) dan siapa lagi ya... mudah2an tidak ada yang terlewat. Sementara di kantin, para ibu sudah siap dengan hidangan yang komplit untuk para ayah selesai kerja. Kompak betul! 

Ini luapan energi kreatif yang luar biasa... Terima kasih banyak. Apresiasi dari kita semua, yang setiap hari menginjakkan kaki di pelataran parkir Semi Palar. Semoga kita semua juga bisa lebih tertib saat memanfaatkan area parkir kita bersama. 

22 Maret 2011

a never ending journey

Sabtu, 19 maret 11. Hari ini giliran orang tua teman-teman kelompok Gatot Kaca, Srikandi dan Hanoman untuk belajar. Walau kami sempat ragu, karena konfirmasi kehadiran tidak banyak yang kembali, namun ternyata orang tua yang hadir sangat OK. Applause!!! Hampir semua hadir tepat waktu dan bisa memperhatikan dengan fokus... Wah ga kalah dengan anak-anaknya di kelas! Bagi kami hal ini menunjukkan upaya untuk membangun diri dan kemampuan dalam memahami peran pentingnya sebagai orang tua.

Sebagai nara sumber, k’ Marisa seperti biasa membawakan materi yang mendasar dan lekat dengan tugas dan keseharian kita sebagai pembimbing dan fasilitator anak, sehingga menjadi penting untuk dipahami orang tua dalam menjalankan perannya.
Ternyata banyak kegiatan atau momen sederhana yang penting dan perlu direspon dengan tepat oleh orang tua, untuk dapat menumbuhkan berbagai kemampuan anak; kemampuan kreatif, kemampuan berpikir dan mengolah, kemampuan mengendalikan diri, dll. Wah.. wah.. itu sih bukan sembarang kemampuan.. tapi kalau luput dari perhatian atau kesadaran kita, tidak terbangun pada anak-anak kita dong..

Memang jadi orang tua itu bukan tugas mudah; never ending journey kalau menurut istilah k’ Marisa yang sudah membesarkan 2 anak dan punya 1 cucu. “Nikmati setiap momen, bangun kesabaran dan kesadaran”. Kesadaran akan peran sebagai orang tua itulah yang membuat kita mau lebih memahami anak sesuai dengan tahap perkembangan dan kemampuannya.

Kami yakin banyak masukan yang didapat para orang tua yang hadir hari ini.
Mudah-mudahan rekan-rekan orang tua di Smipa semakin semangat membangun diri menjadi orang tua yang OK !
Terima kasih Bapak & Ibu, Terima kasih k’ Marisa!


16 Maret 2010

sepedahan di Kota Baru Parahyangan

Bersepeda Smipa di KBP
Ide dadakan yang dilontarkan sehari sebelum pelaksanaannya ternyata menghadirkan cukup banyak juga yang ikutan bersepeda di Kota Baru Parahyangan. Idenya berawal dari cari2 ide untuk kegiatan pengisi waktu liburan, kebetulan selasa ini bertepatan dengan hari raya Nyepi. Sebetulnya belum semua peserta ikut terrekam di foto di atas. Yang belum adalah Marco dan Lucia, juga Arvin dan pa Herman. Maaf ya, soalnya hari keburu mau hujan sih... Terima kasih buat semua yang ikut serta dan menjadikan sepedahan kemarin berkesan, walaupun anak2 bilang lumayan pegel-pegel kakinya.





sejalan dengan akan dibangunnya jalur bersepeda (bikelane) di kota Bandung,
semoga kita semua semakin mencintai bersepeda,
untuk kota Bandung yang lebih manusiawi,
untuk langit biru yang menaungi kota kita tercinta,
untuk masa depan anak2 kita...

11 Desember 2009

pesta kostum pesta dino : babarengan di smipa

suasana pesta kostum : pesta dino : SERU!

ini kostum teman-teman kelompok kepompong, berpose dengan gaya Trisera!

dan ini para ibunya yang sedang saling mengagumi rancangan kostum dinonya.

05 Desember 2009

'kontingen smipa' di Green Fun Bike

Punten ini mau naro foto2 narsis, tapi posting ini penting karena komunitas sepeda Bandung sedang sangat menyoroti isu pembangunan bike-lane di Bandung. Dari perspektif lingkungan hidup, yang sangat menjadi perhatian kita di Semi Palar, kota Bandung suatu saat harus menjadi kota sepeda. Sepeda adalah salah satu komponen penting moda transportasi kota kalau kita ingin kota Bandung jadi kota yang sehat bagi warganya. Suatu saat nanti (mudah-mudahan segera) kita harus beralih ke transportasi publik dan ke transportasi yang tidak menghasilkan emisi CO2 : sepeda salah satunya. Kendaraan pribadi harus dikurangi jumlahnya. Untuk berubah, tentunya ada yang harus menginisasi perubahan ini.
Dengan berpartisipasi di event2 seperti ini-lah pemkot akan melihat aspirasi dan kebutuhan masyarakat kota yang nyata dan mudah-mudahan kebijakan-kebijakan mereka bisa lebih cerdas dan pro lingkungan hidup. Supaya pemkot berubah, masyarakat juga perlu mulai berubah.
Bermula kita bertiga ini (Andy, Pasco, Eddy) kita mau mengajak teman2 Smipa yang suka bersepeda dan ingin bersepeda untuk ikut serta di event-event selanjutnya.


lebih dari 1200 peserta Green Fun Bike hari itu... Luar Biasa!
kita bertiga jadi kontingen mewakili smipa
nyampe juga akhirnya... di Kota Baru Parahyangan.
22 km dari titik start
eddy nih tau aja mau difoto
di perjalanan pulang

STOP CLIMATE CHANGE, START CYCLE CHANGE

30 Oktober 2009

beberes kantin


ga tau beruntung atau sebaliknya sial, temen-temen ortu kebetulan ada di sekitar kantin pada saat kita mau beresin meja dan kursi yang baru dikirim. jadinya pada ikut beberes deh, bongkarin meja dan kursi kantin sampe siap dipake. nuhun pisan buat Shasa, Anne, Asti, Lucy, Hanna, Lucia dan mba Esih. Sekarang kita punya ruang kantin untuk dipake ngopi dan rumpi.
Supaya komunitas Smipa lebih oke lagi ke depannya.

16 September 2009

Pasar Ramadhan di Smipa

Ini program yang dipersiapkan dalam waktu singkat, dimulai dari ide2 yang dilontarkan oleh beberapa orangtua Smipa di lapangan parkir. Dengan sigap juga, Pasco (papa Katrin) menyanggupi jadi koordinator. Pengumuman dibuat, barang mulai dikumpulkan, dan di hari terakhir sebelum liburan, calon ruang kantin Smipa disibukkan kegiatan sorting dan pricing dari lebih dari 500 item barang (terutama pakaian) yang disumbangkan untuk kegiatan ini. Luar biasa! Selasa siang, selebaran informasi disebarkan ke warga sekitar, persiapan2 terakhir dilakukan.

Rabu pagi, jam delapan 'para pedagang (kakak2 dan orangtua) sudah mulai siap2 buka lapak, di bawah tenda maupun di bawah pohon. Ada yang pake meja, ada yang pake tiker. 'Boutique section' khusus punya hanger, supaya jualannya lebih representatif. Dagangan mulai digelar, loket jual kupon mulai disetting, sementara warga mulai intip2 di luar pagar.

1 2
1 : suasana pasar ramadhan | 2 : lapaknya veda, mas woto & mba esih... laku keras!

Jam 9 pagi pintu gerbang Smipa dibuka oleh Pasco dan para ibu, anak, teteh2 bahkan para bapak - masyarakat sekitar mulai menyerbu masuk. SERU! singkat kata. Dan ternyata para kaka2, rekan2 orangtua, mas Woto, mba Esih punya jiwa dagang kaki lima yang luar biasa.
Ka Key, Ka Caroline antusias banget menawarkan dagangannya dengan jargon2 yang menarik untuk menggoda para teteh untuk membeli 'bajunya Manohara' dan lain sebagainya. Kitapun tak habisnya terbahak-bahak.

3 : yang ini boutique corner | 4 : loket kupon yang sibuk
5 : yang ini lagi keketawaan ngeliatin yang lelang kebaya | 6 : eleuh2 tingali eta ka wienny meni atoh pisan

Sekitar jam 10, stok barang sudah semua dikeluarkan, dan sekitar jam 10.30, barang sudah mulai habis dan akhirnya diobral. Sekitar jam 11 semuanya sudah beres, lebih cepat satu jam dari waktu yang diperkirakan sampai jam 12 siang.

nah ini nih Key lagi promoin gaun malamnya Manohara...

lapaknya ka caroline... sepatu, sepatu beli satu gratis sebelahnya

Buat Smipa ini cukup bersejarah, karena udah lama ada cita2 untuk bisa melakukan sesuatu untuk masyarakat sekitar sekolah. Nuhun buat semuanya. Semoga bisa berlanjut dan berkembang di tahun2 mendatang. Selamat berlebaraaan!!!



14 Maret 2009

Pertemuan Ortu Smipa IV 08/09 : Membangun Komunikasi Positif dengan Anak



kiri atas : seriusnya bapak2 dan ibu2 smipa mendengar kan ibu Martina
kanan atas : ibu Martina menjelaskan tentang pola komunikasi O (orangtua), D (dewasa) dan K (kanak-kanak)
kiri bawah : ibu Martina juga ga kalah seriusnya ya...
kanan bawah : waktunya orangtua smipa belajar juga... kan kita juga ga boleh berhenti belajar ya?

catatan penutup : yang hadir di pertemuan kali ini boleh dibilang rekor. Kurang lebih sekitar 60 peserta hadir, mewakili kurang lebih 80% dari orangtua Smipa. Terima kasih atas waktu yang diluangkan ibu Martina hadir di antara kita. Tentunya banyak perenungan dan refleksi yang dibawa pulang karena waktu yang terasa sangat singkat. Mudah-mudahan banyak manfaat yang dibawa pulang oleh kita semua...

21 Desember 2007

secret meeting

pssst ... ada ketemuan rahasia di rumah salah satu ortu smipa...
ada apa ya? tunggu kejutannya di awal tahun.
gaweannya beberapa teman dari KOMUNITAS ORANG TUA SMIPA

10 November 2007

di pustaka smipa



Ini suasana di pustaka smipa setiap hari selasa dan jum'at. ada tante kadang oom ada juga yang ada di perpus, menemani dan mengamati bagaimana aku baca buku. Seru lho. Tante-tante juga memberi aku perangko saat aku bisa sayang sama buku dan membaca buku dengan baik... Mampir ya setiap Selasa dan Jum'at. Seru!

06 Oktober 2007

pot-smipa 2 | ekspresi sayang orang tua-anak dalam keluarga modern

Pertemuan Orang Tua yang ke dua kita dihadiri oleh kak Marisa Moeliono, konsultan psikologi-nya Semi Palar. Kali ini kak Marisa memfasilitasi orangtua yang hadir untuk berrefleksi tentang apa yang kita lakukan sebagai orang tua dalam menyayangi anak-anak kita dalam konteks keluarga kita sekarang ini (keluarga modern) yang mungkin cukup berbeda dengan apa yang kita alami dulu melalui orang tua kita.

Bentuk kegiatannya seperti workshop, dan (menurut saya) jadinya sangat interaktif karena kita-kita yang hadir diminta untuk mengungkapkan pengalaman kita baik secara pribadi maupun juga dalam kelompok.

Di awal orang tua diajak untuk menyadari bahwa seringkali apa yang kita ekspresikan sebagai rasa sayang kepada anak kita seringkali berbeda dengan ekspektasi (harapan) anak terhadap orang tuanya. Contoh sederhana, saat di akhir minggu kita orang tua menyiapkan diri untuk jalan-jalan bersama anak, anak lebih memilih bermain di rumah.

Setelah itu dalam kelompok kita di ajak untuk berdiskusi untuk menelaah masalah yang kita hadapi dalam mengekspresikan rasa sayang kita kepada anak-anak kita, dengan cara dan dalam porsi yang tepat, juga bersama-sama mencari apa yang bisa kita coba lakukan sebagai solusinya.

Terima kasih atas kehadiran dan partisipasi teman-teman orang tua yang menyempatkan hadir, semoga pertemuan-pertemuan semacam ini membawa manfaat buat belajar semakin mampu mendidik, menumbuh-kembangkan anak-anak kita. Salam.

catatan : Karena kegiatan ini bentuknya adalah workshop, maka tidak ada makalah yang dibagikan. Notulensi sedang dicoba disusun dan akan dibagikan. Tentunya notulensi ini hanya bisa memberikan secuil gambaran dari apa yang dibicarakan.




LinkWithin

Related Posts with Thumbnails