17 Desember 2008

tamu smipa : Kang Aip dari Pusat Konservasi Komodo


Di tema Planet Margasatwa ini, adik-adik SD sangat beruntung kedatangan 2 orang tamu dari 2 pusat konservasi hewan langka yang berbeda di Indonesia. Yang kedua di Desember ini, hadir Kang Aip (Arif) yang mau bercerita tentang apa yang ada di Pulau Komodo. Wah luar biasa ya.



Cuplikan foto di bawah ini menggambarkan betapa besar minat anak-anak Smipa terhadap apa yang diceritakan Kang Aip. Mereka lebih kagum lagi saat tau bahwa Kang Aip mau sekolah lagi, gratis (beasiswa) di gurunya Steve Irwin - alm (The Crocodile Hunter) di Australia. Mudah-mudahan ini menginspirasi adik-adik ini bahwa kalau seseorang cinta betul terhadap apa yang dikerjakannya, banyak pintu kesempatan akan terbuka untuk kita...

Terima kasih kang Aip untuk segala inspirasinya. Sukses untuk studinya. Semoga nanti bisa kembali lagi ke Smipa dan cerita tentang segala pengetahuan barunya.

09 Juni 2008

pesta kostum TK

waktu tema babarengan di Smipa
komentar singkat : HEBOH & LUCU BANGET!

15 Mei 2008

outing adik-adik PG : Dunia Masa Lampau
antusiasme dan rasa ingin tahu...

24 April 2008

education

"Education is the ability to listen to almost anything
without losing your
temper."

~Robert Frost~

22 April 2008

parkiran smipa di hari bumi



seputar arah jarum jam dari kiri atas :
  • suasana lapangan parkir smipa tanggal 21 dan 22 April 2008
  • tanpa alas kaki berkeliling di parkiran smipa
  • hari ini parkiran smipa milik anak-anak, bukan milik kendaraan bermotor
  • berdoa untuk bumi kita, planet kita, tempat tinggal kita satu-satunya...

18 April 2008

hari buku smipa 1

pameran buku - karya anak2 smipa



terima kasih buat apresiasi yang luar biasa untuk buku karya anak-anak smipa yang dipamerkan. mudah-mudahan ini memotivasi mereka terus untuk berkarya.

bazaar buku



catatan kegiatan :

hari buku perdana yang diselenggarakan di smipa.
singkatnya : SERU!
mudah-mudahan yang hadir bisa merasakan manfaatnya,

berjumpa kak dea, penulis buku Dunia Adin




aktu hari buku smipa 18 April lalu, teman-teman Smipa kedatangan tamu istimewa. Kak Dea sama Onde (Onyetnya kak Dea). Jadi hari itu, khususnya teman-teman SD-2 diajak mencoba menulis bersama buku harian dengan didampingi kak Dea. Teman-teman Smipa juga bermain bersama Dea. Mudah-mudahan teman-teman Smipa juga bisa jadi penulis seperti kak Dea, yang memang sudah suka menulis sejak lama.
Teman-teman di Smipa kan sudah dari awal belajar membuat buku. Hari itu buku karya teman-teman di Smipa (mulai TK-A sampai SD-2) juga dipamerkan di Hari Buku. Keren! Mudah-mudahan kak Dea mau mampir lagi kapan-kapan untuk menulis bersama teman-teman di Smipa lagi. Makasih ya kak Dea...



14 April 2008

matahariku

luar biasanya imajinasi anak-anak...
tema negeri tanpa awan memang banyak bersentuhan dengan matahari dan pada saat anak diajak melihat dan belajar tentang matahari, betapa luar biasa imajinasi mereka saat diminta menuangkan seperti apa matahari di mata mereka. ini hasilnya.



seharusnya memang tidak perlu les gambar. karena sebetulnya anak-anak sangat luar biasa kemampuannya. mungkin kita orang tua yang takut 'anak-anak jadi seperti kita nanti', tidak kreatif dan tumpul imajinasinya. mudah-mudahan lewat karya-karya ini kita bisa semakin meyakini apa yang dimiliki anak-anak kita, apa yang dianugerahi Sang Pencipta buat mereka...

lalu bagaimana gambar matahari versi kita? ayo... kita coba?

12 April 2008

kaktus kaktus di gurun...



abis ngamatin kaktus, bikin deh kita sama-sama kaktus besar untuk dipasang di kelas...
(catatan : dua kegiatan ini dilaksanakan di hari yang berbeda)

11 April 2008

alry jadi kaka

Siang itu anak-anak SD-1 diajak berkegiatan yang berkaitan dengan motorik halus : mencantumkan peniti pada selembar kain (kelak akan dibuat tas).

Alry selesai paling dulu. Ia paham melipat kain dan menempatkan peniti sesuai yang diminta. Ka Caroline memberi Alry kesempatan: "Alry boleh bantu temannya yang perlu bantuan, Alry boleh jadi kaka". Alry cerah ceria menyambut ajakan itu : "Serius nih Ka, aku jadi kaka?"

Alry melihat teman yang paling dekat yang perlu bantuan, ia mendekat untuk mendampingi Franklin. Alry memberi contoh, serius sekali. Tapi ia kebablasan dan malah jadi asik sendiri dan lalu terlalu banyak memberi contoh. Nah yang diberi contoh jadi keenakan dan malah jadi asik sendiri tidak memperhatikan. Ka Caroline mengingatkan : "Ry, jadi kakak yang kasih tahu aja, ga bantu buat, ga pegang". Alry bilang sama Franklin : "Sekarang coba buat kayak tadi aku contoin"

Ia lalu memandang berkeliling, melihat Florian butuh bantuan, lanjut ke Florian. Alry mengulang proses awal tadi. Selama dengan Florian, dengan sudut matanya ia tetap 'memantau' Frank. Balik ke Frank, menyemangati : "Ayo, sebentar lagi pasti jadi!". Melihat Frank kurang semangat, Alry berstrategi: "Coba aku mau liat satu kaliiiii aja!", dengan raut wajah dan nada suara yang manis, ramah luar biasa ☺

Dari tempatnya Florian memanggil dan bertanya kepada Alry : "Ka, ini betul gini ya Ka?" (tanpa disebut namanya, Alry sadar itu panggilan untuknya). Kaka Alry cekatan mengecek dan merespon : "Ya, udah bethulll itu!!"

Efek domino berlangsung, setiap anak yang sudah selesai membantu teman lain yang belum. Sambil bolak-balik ke beberapa teman lain, di satu titik sambil berdiri Alry bilang : "Kita ada evaluasi nanti hari Senen" (hahhh?!?! dari mana ya Alry tahu itu semua?)


Banyak hal mengagumkan yang diungkap Alry di sepenggal waktu itu :
• Alry senang berbagi apa yang ia pahami/bisa. Alry senang membantu teman.
• Alry tahu persis tentang fungsi kaka sebagai fasilitator, dan bukan yang mengerjakan semuanya. Alry pandai memotivasi teman!
• Alry pandai menempatkan diri sebagai kaka, dan ajaibnya teman-temannya juga otomatis memandang Alry sebagai demikian (saling paham fungsi peranan dalam kelompok).
• Nah tentang "evaluasi", kita masih takjub, tahu dari mana ya dia tentang ada dan pentingnya proses evaluasi??

Dipandang dari sisi manapun : Kaka Alry emang hebat banget deh!!

08 April 2008

bikin rumput senang!


Lapangan rumput smipa lagi diistirahatkan.
Minggu lalu kaka-kaka mengajak anak mengamati lapangan rumput yang jadi tempat mereka bermain sehari-hari. Bagian-bagian tertentu mulai gundul, karena terlalu sering diinjak. Akhirnya kakak dan anak-anak bersepakat saatnya Hari Rumput. Kita kasih kesempatan untuk rumput beristirahat dan tumbuh kembali.

Lucunya, anak-anak sudah bisa menahan diri dan saling mengingatkan. Dan mereka memilih tempat bermain yang lain. Sebetulnya ini bukan hanya soal rumput. Ini juga membangun relasi mereka ke makhluk hidup lain yang sederhana, yang 'biasa diinjak-injak'. Mereka juga belajar menahan diri dan mencari alternatif kegiatan lain. Dan mereka bisa sangat luar biasa dalam hal itu...


03 April 2008

at the desk...

At the desk where I sit, I have learned one great truth.
The answers for all our national problems - the answers for all the problems of the world - comes down to a single word. That word is "education"

~ Lyndon B. Johnson ~

29 Maret 2008

Klab Dongeng Interaktif 19


Klab Dongeng Interaktif 19
Sudah cukup lama Klab Dongeng Semi Palar 'hilang' dari peredaran. Kesibukan membenahi dan menjalankan kegiatan di Rumah Belajar ternyata cukup menyita waktu dan perhatian kita. Di satu waktu, muncul juga kerinduan tentang kegiatan yang menjadi ruang bagi kita bertemu dengan adik-adik di luar lingkaran Semi Palar.
Akhirnya kita sepakat untuk menggulirkan kembali Klab Dongeng yang sebetulnya merupakan salah satu titik awal kemunculan eksistensi Semi Palar di Bandung. Tobucil yang pada saat itu masih berlokasi di Kiai Gede Utama juga jadi bagian penting keberadaan Semi Palar sampai sekarang. Terima kasih dan maju terus TOBUCIL!

Terima kasih buat kakak-kakak yang jadi fasilitator kegiatan ini. Kak Manda : koordinator, kak Caroline : juru dongeng, kak Claudine, kak Vanie, kak Fani, kak Upik dan kak Nia yang jadi fasilitator.


di sini ada catatan Sundea di blognya Tobucil tentang dongeng Temanku dari Negeri Lautan

28 Maret 2008

pohon global warming


Di longpus ada sebatang pohon yang dibuat anak-anak SD kelas 1. Setelah berperan sebagai penyelamat di Kutub (Pulau Putih) di mana beruang kutub semakin sulit cari tempat untuk mencari makan di sana, anak-anak di ajak mencari tahu kenapa masalah-masalah ini timbul. Kemudian mereka membuat daun-daun yang berisikan hal-hal yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi masalah ini. Pemahaman mereka ternyata luar biasa



mudah-mudahan mereka punya kesadaran dan kecintaan terhadap alam yang lebih baik dari kita.

kakikakiku

kakikakiku

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails