Tampilkan postingan dengan label PG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PG. Tampilkan semua postingan

20 Agustus 2011

[kancil] Olimpiade Permainan Desa




Tanggal 17 Agustus adalah hari yang spesial untuk memperingati ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Untuk memperingati hari tersebut biasanya kita mengadakan upacara bendera di sekolah serta dimeriahkan juga dengan berbagai macam lomba. 


Pada ulang tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke 66 tahun ini, Kelompok Kancil diajak ikut berpartisipasi mengikuti Olimpiade Permainan Desa yang diadakan di Semi Palar. Olimpiade Permainan Desa yang bertepatan dengan tema Desa Irama Rasa ini terdiri dari beberapa macam lomba yang mengangkat permainan-permainan tradisional  desa yang dari tahun ke tahun tak pernah lekang oleh waktu seperti lomba balap karung, memindahkan kelereng menggunakan sendok, memasukkan sumpit ke dalam botol, gebuk bantal, dan lompat tali.


Pada tanggal 18 Agustus 2011 kemarin, Kelompok Kancil berkesempatan mengikuti olimpiade memindahkan kelereng menggunakan sendok. Sebelum hari h, teman-teman Kelompok Kancil diberi kesempatan untuk latihan di rumah. Sebelum lomba dimulai, teman-teman Kelompok Kancil diajak juga mendengarkan lagu-lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera merah putih agar mereka bisa lebih bersemangat berjuang mengikuti olimpiade. 


Selain untuk memaknai hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia, kegiatan Olimpiade Permainan Desa ini juga bertujuan untuk membangun sportifitas dalam diri anak dan sekaligus juga untuk melestarikan permainan-permaianan tradisional desa. Oya ada hadiah yang unik juga loh bagi para atlet olimpiade yang berhasil juara dan yang belum juara juga tidak perlu bersedih karena sama-sama bisa mendapatkan hadiah menarik lainnya.


Ini dia suasana seru Olimpiade Permainan Desa yang diikuti oleh Kelompok Kancil.


Para Atlet Olimpiade Siap Berlomba

Ayo Maju Terus Pantang Mundur

Eh Atlet Biyan Lagi Ngapain ya ?


20 April 2011

aku sayang bumi

satu peristiwa yang menarik perhatian...
sepulang sekolah, beberapa teman dari kelompok Gatotkaca, spontan berkerumun di depan tembok biru, di mana ada planet bumi tergambar di atasnya... mereka berdiri di sana sambil saling berteriak "sayang bumi, aku sayang bumi!"
kamipun segera mencari kamera dan berusaha merekam peristiwa ini... sayang agak terlewat momen di mana mereka merentangkan tangan berusaha 'memeluk' gambar bumi di dinding tersebut...
semoga rasa itu tetap terjaga dan terus tumbuh dalam sukma mereka...

03 April 2011

[Gatotkaca-Jatayu] Belajar Masak

Masak bersama anak sangat menyenangkan, meski nantinya akan membuat suasana menjadi kacau dan dapur berantakan. Waktu memasak juga akan lebih lama, apalagi ketika anak mulai mengacau resep. Namun jika kita lihat manfaat yang ditimbulkan dari kegiatan ini, tidak ada salahnya jika mulai sekarang kita lebih sering melibatkan si kecil di dapur. Hanya dengan melakukan satu aktifitas, kita telah dapat mengajarkan dan meningkatkan berbagai kemampuan anak.Melalui kegiatan tersebut, anak dapat mengenal berbagai macam sayuran, buah, bumbu masak. Lebih dari itu, kegiatan memasak bersama bisa mempertajam panca indera anak.

Masak bareng Kak Agus
Nah hari Selasa, 29 Maret 2011 teman-teman Gatotkaca dan Jatayu diajak memasak bersama Kak Agus yang berprofesi sebagai koki. Kak Agus yang ditemani oleh papinya Sydney (Pak Mark) mengajak teman-teman Gatotkaca memasak sebuah makanan istimewa Eropa yang disebut Chiken Schnitzel. Teman-teman Gatotkaca dan Jatayu diajak membantu Kak Agus mencelupkan ayam ke dalam tepung terigu, telur susu dan tepung roti.

Lagi sibuk masak
Untuk lebih lengkapnya, ini dia bahan-bahan dan cara membuat Chiken Schnitzel yang berhasil dicatat oleh Cath Jatayu :
Bahan              : dada ayam, tepung terigu, telur, tepung roti, susu, minyak
Alat                  : spatula, wajan, mangkok, pisau, talenan, kompor, piring
Bahan bumbu  : tomat, selada, timun
Cara memasak : pecahkan 3 telur, tuang susu ke mangkok, satukan dengan telur udek-kudek. Lalu potong        dada ayam, tuang tepung terigu dan tepung roti ke mangkok. Lalu celupkan ayam ke mangkok tepung terigu, telur susu, dan tepung roti. Taruh wajan, tuang minyak dan nyalakan kompor. Goreng sampai berwarna orange muda dan dipotong. Taruh di piring kasih saus.
Cara membuat bumbu : potong timun dan selada taruh di piring. Potong kulit tomat tapi tengahnya saja. Gulung tapi jangan terlalu kecil.

Membuat bunga dari tomat
Makan bareng hasil masakan...mmm...yummy


Kak Agus baru lulus sekolah koki Semi Palar


22 Maret 2011

[Gatotkaca] Negeri Samurai-Jepang

Setelah kemarin asyik berpetualang menggunakan sapu terbang ke Negeri Haca-Haca, kali ini giliran teman-teman Gatotkaca diajak melanjutkan petualangan keliling dunia menggunakan perahu menuju Negeri Samurai-Jepang.

SAMURAI

Pada suatu sore di musim semi, teman-teman Gatotkaca bertemu dengan Putri Syalala dan Pangeran Dandan di sebuah taman. Putri Syalala dan Pangeran Dandan sedang menikmati keindahan bunga sakura di musim semi sambil menikmati secangkir teh dan mencicipi kue moci yang manis. Bersama Putri Syalala dan Pangeran Dandan, teman-teman Gatotkaca diajak mengenal Negeri Samurai-Jepang seperti mengenal kebiasaan minum teh, menggunakan sumpit saat makan, mengenal baju khas kimono, mengenal bunga sakura, bahasa serta bendera Jepang. Oya tidak ketinggalan juga Sang Pangeran mengajarkan teman-teman Gatotkaca tentang seni origami. Mereka diajak membuat boneka tangan (anjing) dari kertas lipat warna-warni.

PUTRI SYALALA DAN PANGERAN DANDAN

Selain itu, ternyata saat berkunjung ke Negeri Samurai-Jepang teman-teman Gatotkaca diberikan hadiah sebuah topi samurai yang harus mereka hias sekeren mungkin bersama mama papa di rumah. Teman-teman Gatotkaca juga diajak berkarya ikan koi warna-warni lho dan membuat bendera khas Jepang. Ini dia hasil karya yang berhasil dibuat oleh teman-teman Gatotkaca.  


TOPI SAMURAI
TOPI SAMURAI
TOPI SAMURAI
PASUKAN SAMURAI BERAKSI
IKAN KOI DAN BENDERA JEPANG

15 Maret 2011

[Gatotkaca] Loncat Ular

Skipping biasanya dipakai secara perorangan untuk meloncat namun bagi teman-teman Gatotkaca ada cara lain menggunakan alat ini sehingga bisa menjadi sebuah permainan yang asyik. Satu skipping dipegang oleh dua orang dan direntangkan sambil digoyang-goyangkan layaknya seekor ular yang sedang meliuk-liuk. Liukan tali skipping yang seperti ular memancing teman-teman Gatotkaca yang lainnya untuk meloncati ular tersebut. Mereka berusaha meloncat setinggi mungkin agar si ular tidak sampai terinjak. Teman-teman Gatotkaca memegangi tali skipping secara bergantian dengan teman-teman yang lain agar semua mendapat giliran meloncat. Teman-teman Gatotkaca bermain loncat ular ini dengan semangat meskipun matahari siang  terasa sangat terik.






06 Maret 2011

[Gatotkaca] Terbang ke Negeri Haca-Haca


Sapu terbang mengantarkan teman-teman Gatotkaca menuju ke sebuah negeri. Ketika memasuki negeri tersebut, dari kejauhan terdengar suara musik yang merdu. Tampak seseorang yang sedang duduk bersila sambil memejamkan matanya, ia terlihat begitu tenang. Di depannya terdapat cahaya dari lilin-lilin kecil yang membuat orang tersebut terlihat bersinar. Negeri apakah gerangan ini? Apa yang dilakukan orang tersebut?

Pada saat tiba di negeri tersebut, teman-teman Gatotkaca dipersilakan duduk tenang di atas sebuah karpet kecil. Beberapa saat kemudian orang tersebut membuka matanya, ternyata ia baru selesai melakukan meditasi. Ia kemudian menyuguhkan segelas minuman yang bernama "minuman persahabatan" kepada teman-teman Gatotkaca. Minuman itu akan membuat teman-teman Gatotkaca semakin kompak dan semakin sayang teman.


Minum bersama "minuman persahabatan"

Tiba-tiba terdengar alunan suara seruling dan datanglah salah satu penghuni negeri tersebut yang bernama si Haca-Haca. Si Haca-Haca adalah seekor ular kobra yang baik hati dan selalu mendengarkan apa yang disampaikan oleh si pawangnya. Sambil mengoyang-goyangkan  kepalanya yang berbentuk seperti sendok, si Haca-Haca mengucapkan selamat datang di negerinya yang bernama negeri India serta memberikan salam "namaste" kepada teman-teman Gatotkaca.

Si Haca-Haca lalu mengajak teman-teman Gatotkaca berpetualang di negerinya yang indah. Si Haca-Haca mengatakan kepada teman-teman Gatotkaca bahwa mereka bisa mendapatkan 3 hadiah dari para pawang. Namun, untuk  bisa mendapatkan hadiah tersebut teman-teman Gatotkaca harus mencari tahu dimana keberadaan para pawang. Agar bisa menemukan para pawang, teman-teman Gatotkaca harus bisa mendengar suara seruling yang biasanya ditiup oleh pawang untuk memanggil si Haca-Haca. Agar suara serulingnya bisa terdengar jelas, teman-teman Gatotkaca perlu duduk tenang dan berkonsentarsi mencari asal suara seruling.


Konsentrasi mencari asal suara seruling

Akhirnya  dengan penuh perjuangan, teman-teman Gatotkaca berhasil mengungkap dimana keberadaan para pawang dan berhasil juga memperoleh 3 hadiah. Si Haca-Haca memberikan petunjuk kepada teman-teman Gatotkaca bahwa dengan 3 hadiah tersebut, teman-teman Gatotkaca bisa membuat sebuah topeng binatang. Binatang yang dimaksud oleh si Haca-Haca ini adalah salah satu binatang yang sangat dihormati di negerinya. Si Haca-Haca mengatakan juga ciri-ciri binatang tersebut yaitu memiliki badan yang besar, bertelinga lebar, berkaki empat, serta memiliki hidung yang panjang. Wah binatang apakah itu?


Salah satu pawang si Haca-Haca


Hore... berhasil mengumpulkan 3 hadiah

Setelah berpikir, teman-teman Gatotkaca akhirnya menemukan jawabannya. Binatang tersebut adalah gajah. Nah karena sudah tahu jawabannya, teman-teman Gatotkaca akhirnya membuat topeng gajah dari 3 hadiah yang berhasil didapatkan dari si pawang.


Membuat topeng gajah

Ini nih hasil karya topeng gajah yang dibuat oleh teman-teman Gatotkaca.


Topeng gajah karya Kayne Gatotkaca

28 Februari 2011

[Gatotkaca] Keliling Dunia Bersama Sapu Terbang

Memasuki tema baru yaitu Perjalanan Keliling Dunia, si Petok mengajak teman-teman Gatotkaca membuat sebuah kendaraan ajaib yang bernama sapu terbang. Sapu terbang ini akan digunakan oleh teman-teman Gatotkaca untuk berkeliling dunia menjelajahi tempat-tempat yang unik dan menarik. Asyik dan seru pastinya.



Menghias sapu terbang biar keren


Hore...terbang...terbang...terbang...

14 Februari 2011

[Gatotkaca] Jalan-Jalan Yuk...


Jalan-jalan tidak harus dilakukan dengan pergi ke tempat wisata seperti kebun binatang ataupun tempat rekreasi. Jalan-jalan juga bisa dilakukan dengan melihat lingkungan sekitar seperti yang dilakukan oleh anak-anak Kelompok Gatotkaca (PG).

Dengan  berbekal sebotol air minum, anak-anak Kelompok Gatotkaca diajak menyusuri perkampungan yang ada di sekitar sekolah. Meskipun hanya menyusuri perkampungan, anak-anak Kelompok Gatotkaca terlihat sangat antusias. Mereka begitu bersemangat saat diajak menuruni dan menaiki anak-anak tangga serta menyusuri lorong-lorong sempit. Bagi mereka hal ini merupakan sebuah pengalaman yang menarik. Saat ada salah seorang teman yang menuruni anak-anak tangga, anak-anak yang lain memberikan semangat kepada teman mereka tersebut.

Walaupun perjalanannya cukup jauh, mereka tidak mengeluh capek. Sepanjang perjalanan mereka terlihat asyik mengobrol dan membahas apa saja yang mereka temui, seperti membahas pohon, binatang, kendaraan sampai membahas kenapa ada banyak sampah berserakan di jalan. Sempat juga terlontar dari  Suci kalimat “Beli kerupuk mang”, saat ia melihat ada mang penjual kerupuk yang membawa gerobak lewat di jalan.

Kegiatan jalan-jalan ini diakhiri dengan acara piknik bersama di lapangan rumput sekolah. Anak-anak Gatotkaca memakan bekal yang mereka bawa dari rumah sambil bercerita dengan teman-teman mengenai apa saja yang telah mereka temui selama perjalanan. Pengalaman jalan-jalan yang mereka alami ini bisa menjadi sebuah kenangan tersendiri yang mungkin akan mereka ceritakan kembali kepada teman atau keluarga.

Dari kegiatan jalan-jalan ini, anak-anak Kelompok Gatotkaca diajak juga untuk lebih mengasah panca indera dan berbagai ketrampilan mereka seperti keterampilan berkomunikasi saat berkegiatan dengan teman-teman, melatih keterampilan untuk mengurus diri sendiri,  menolong dan menjaga teman, serta mengikuti instruksi Kakak. Kegiatan ini juga bermanfaat agar anak-anak bisa memvisualisasikan apa yang telah mereka pelajari di sekolah (tidak sekadar membayangkan) karena mereka akan lebih mudah menangkap apa yang mereka pernah lihat dengan mata dan mengingatnya untuk jangka waktu lama.

07 Februari 2011

OLEH-OLEH DARI DESA

Apa yang yang terlintas bila saya menyebut kata, jiwel, awug, ongol-ongol, putu mayang, ali agrem, putri noong? Nama-nama itu mungkin asing tapi bisa jadi cukup familier atau malah berpikir, “rasanya pernah dengar, tapi apaan ya itu?”. Wah, kalau bingung dengan nama-nama itu, coba tanyakan pada anak-anak Kelompok Gatotkaca (PG), Srikandi (TK A), dan Hanoman (TK B), pasti mereka akan menjelaskan hal tersebut serta menggambarkan rasanya. Kenapa harus bertanya pada mereka? Karena mereka baru saja diajak Kakak mengenal dan merasakan makan-makanan khas dari desa.
Kegiatan ini benar-benar menarik, apalagi ditambah komentar-komentar yang mereka sampaikan saat mengamati jenis-jenis makanan tersebut.
“Ini apa, teman-teman?”, ujar Kakak sambil menunjukkan ali agrem.
Dengan lantang Rianna menjawab, “Donat!”
“Ini namanya putri noong, teman-teman yang artinya putri yang lagi ngintip.”, sambil Kakak tunjukkan makanan yang terbuat dari tepung singkong.
“Hah?! Mana putrinya?”, ujar Janar dengan kebingungan.
“Nah, teman-teman makanan mana yang paling disukai?”, tanyaku pada anak-anak Kelompok Gatotkaca.
“Aku suka semuanya! Semuanya enak!”, ujar Milo sumringah.
Kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan makanan dari desa, namun anak-anak pun diajak mengenali berbagai jenis sayuran. Terung, pare, kecipir, wortel, daun bawang, bawang putih, daun bawang, tebu hingga petai. Dan tidak lupa, anak-anak pun dikenalkan dengan makanan pokok kita, yaitu beras. Pengenalan tentang beras ini menjadi unik karena banyak anak-anak yang belum pernah melihat padi dan sempat merasa terkejut bahwa biji padi itu adalah beras.
Melihat, meraba, merasa dan kemudian menuangkannya ke dalam gambar pengamatan membuat kegiatan ini semakin lengkap. Tema Desa Mekanika semakin seru dengan mengenalkan banyak hal tentang desa yang ternyata masih asing bagi anak-anak.

31 Januari 2011

Imajinasi Milik Mereka



Imajinasi adalah sebuah ruang tanpa batas, di mana semua hal yang kita inginkan akan terwujud. Hal itulah yang menjadi sebuah kekayaan dari seorang anak. Mereka bisa menjadi siapa saja, mereka bisa menjadi apa saja, mereka bisa menjadi apapun yang mereka inginkan. Mimik muka, dialog yang diungkapkan hingga gerakan yang dilakukan mewujudkan peran yang mereka imajinasikan. Totalitas penuh yang seharusnya tak terkikis ditelan usia.

Kelompok Gatotkaca (PG) mewujudkan imajinasi mereka dalam kegiatan bermain bebas. Bermain bersama menjadi awak pesawat dan penumpangnya yang harus menghindari banyak rintangan. Ada badai, ada api, ada angin, ungkapan itu terlontar dari mereka dan menjadikan permainan itu semakin seru. Papan panjat menjadi bagian depan pesawat dan ban menjadi kursi para awak. Mereka bergerak bersama, mereka berteriak bersama dan bermain dalam imajinasi mereka.

Permainan imajinasi tak pernah ada habisnya. Tema Desa Mekanika mengajak mereka kembali berimajinasi. Si Petok yang jadi pilihan. Siapkan sayap, Si Petok akan berjalan dengan diiringi lagi “Tek Kotek Kotek”, anak-anak bergerak bersama menjadi anak-anak ayam yang riang gembira.

12 Februari 2010

11 Desember 2009

pesta kostum pesta dino : babarengan di smipa

suasana pesta kostum : pesta dino : SERU!

ini kostum teman-teman kelompok kepompong, berpose dengan gaya Trisera!

dan ini para ibunya yang sedang saling mengagumi rancangan kostum dinonya.

06 Januari 2009

Pesta di Istana Rasa : mengeksplorasi buah-buahan

ka yuyun mau cerita apa ya hari ini?

wow, macem-macem buah-buahan!

kita amati baik-baik...

dan waktu kita coba... iiii, aseemmmm!!!

15 Mei 2008

outing adik-adik PG : Dunia Masa Lampau
antusiasme dan rasa ingin tahu...

22 November 2007

asiknya ngrumpi


persis seperti ibu-ibunya, anak-anaknya sudah menampakkan kesukaannya ngerumpi sejak dini...
hehe... serius banget ya, lucu!!!

02 November 2007

mengamati hewan-hewan laut




Di tema kali ini yang judulnya Kota di Bawah Laut, kakak bawa beberapa macam binatang yang hidup di laut... Ada anak ikan hiu, ikan sotong dan cumi-cumi... Wuih baunya amis ya...
Tapi anak-anak tampak antusias mengamatinya... Padahal kita sudah sering lihat di buku atau di TV... Ikan hiu, ternyata betul ya walaupun masih kecil giginya tajam-tajam seperti jarum.
Memang hiu itu makannya daging, jadi giginya harus tajam...
Anak-anak juga mencoba menyentuh binatang-binatang itu. Gimana rasanya? Coba papa mama bisa tanya sama anak-anak apa perasaan mereka saat berinteraksi dengan binatang-binatang laut di kelas.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails